Rapuh

Rapuh

rapuh itu akan selalu ada
menemani setiap hembusan nafas yang terengah
bersikeras bertahan disana
di sudut kelabu hati yang patah

entah biru entah kelabu
tak peduli apapun warnanya
ia melekat tak melunak
meski lelahku berusaha menghapusnya
letih…
sesak…
tak kunjung hilang
menghimpit, ia tak kunjung tiada

rapuh itu melekat disana
membungkus hatiku yang semu
menyamarkan apa yang harusnya terlihat
membuyarkan setiap cita

rapuh itu tak ingin melepasku
menggenggam kakiku erat
setiap kuberusaha melangkah
merantai jiwa yang ingin lepas
mengaburkan setiap setapak yang terbentang
membuatku terhenti di kerikil yang sama
melumatku perlahan-lahan,
menghancurkan hati yang lemah ini
hingga nantinya…
ketiadaan itu sendiri yang kan melepaskanku
dari belenggunya…

The end

The end

Today I’ve finished everything,
anything that never really have a begining. .

It’s kind of relief,
I’ve decided to let it go. .
Let it flow,
and let it be washed away by the rain who come by this noon. .

This is kind of ending that I choosed my self,
no regret,
and no holding back,
I’m the one who started this story, so that I’ll be the one who end it. .

The fairytale already has its ending,
not a sad one, either a happy one,
it’s just an end,
nothing more. .

It’s the end.
It’s really the end.
No more hopes,
no more wishes to start it back.

I’ve ended the story,
and it’s time to write a big ‘THE END’ at our fairytale…

Dream, the true emotions

Dream, the true emotions

Mimpi. Si bunga tidur.
Semua kita pasti pernah bermimpi bukan?
Ada yang ingat dengan jelas mimpi-mimpinya , ada juga yang tidak ingat sama sekali. Aku termasuk kepada golongan yang mengingat jelas mimpi-mimpinya. Karena aku selalu ingat mimpi-mimpiku, aku jadi ingin selalu menceritakannya kepada orang-orang di sekitarku.
HHah, gara-gara kebiasaanku ini, seorang teman sampai meledekku, “mimpi terus ya?”

Entah kenapa, diantara orang-orang di dekatku saat ini, yang selalu mengingat mimpi saat tidurnya hanya diriku. Mereka semua melupakan mimpi-mimpinya saat tidur. Aku jadi orang aneh sendiri, hehe.

Didorong oleh rasa penasaranku kenapa aku beda sendiri, akhirnya aku memutuskan untuk googling mencari hal-hal yang berkaitan dengan mimpi, dan taraa, aku pun menemukan beberapa fakta menarik tentang mimpi.

“Dari pemeriksaan tidur diketahui bahwa mimpi berasal dari bagian otak yang disebut pons yang berada di dasar otak. Dari sana gelombang otak menyebar ke beberapa bagian otak.

Yang menarik, dari pemeriksaan dijumpai bahwa bagian otak yang diaktifkan untuk mengerjakan suatu tugas selama terjaga diaktifkan kembali saat mimpi. Ini artinya, tidur mimpi berperan dalam konsolidasi memori.”

Yang diatas itu kutipan dari sebuah artikel di kompas

Dalam artikel yang lain, aku juga mendapati informasi bahwa fenomena mimpi itu juga dirasakan oleh orang buta lho. Walaupun mungkin bentuk mimpinya tidak tervisualisasi seperti mimpi orang biasa.

Mimpi juga merupakan manifestasi dari emosi yang kita rasakan. Tidak jarang kan, ketika kita sedang diliputi kecemasan tertentu, kita akan mengalami mimpi buruk.

Hal-hal yang kita alami selama bermimpi bukan merupakan hal yang nyata, tapi tetap merupakan suatu kumpulan ingatan kita yang diramu secara kreatif oleh otak kita. Meski begitu, boleh saja hal-hal yang kita lalui itu tidak nyata, tapi emosi yang kita rasakan selama bermimpi adalah yang benar-benar kita rasakan.

Dan ternyata juga, 5 menit setelah kita terbangun, kita akan lupa 50% dari mimpi kita, dan 10 menit kemudian 90%-nya akan terlupakan. Tapi kasus ini tidak mutlak pada semua orang, karena ada juga yang tidak ingat sama sekali dan yang ingat dengan jelas sepertiku.

Hal lain yang kutemukan ketika googling adalah bahwa ada yang namanya fase REM (Random Eye Movement) ketika kita tidur. Nah, menurut penelitian, kalo orang yang sedang berada dalam fase ini dibangunkan dari tidurnya, maka orang tersebut akan cenderung mengingat mimpi mereka. Bisa jadi, aku selalu mencapai fase ini ya setiap tidur? hehe

Yah, apapun itu, aku paling setuju dengan pendapat Freud yang mengatakan bahwa mimpi adalah sebuah ‘saluran’ pengaman bagi emosi manusia, dimana emosi atau perasaan-perasaan yang ditekan selama terjaga dapat dikeluarkan secara sehat lewat mimpi.

Alasan kenapa aku selalu ingat dengan mimpi-mimpiku memang tidak kutemukan dalam pencarian hari ini, namun justru aku menemukan pertanyaan baru yang harus kujawab. Apakah mimpi-mimpiku bahkan lebih jujur dalam mengungkapkan emosi-emosiku yang sebenarnya?

Bagaimana denganmu? Apa mimpimu semalam?

Dokumentasi : SOAL UAS KOMKEL 2009/2010

Dokumentasi : SOAL UAS KOMKEL 2009/2010

Sekedar sharing, berhubung dari tahun ke tahun itu kagak ada yang namanya distribusi soal ujian mata kuliah KOMUNIKASI KELOMPOK, jadi kupikir postingan ini akan sedikit berguna buat rekan-rekan yang sekiranya berniat mengambil mata kuliah ini.

Soal UTS dan UAS tipenya sama, yakni 10 soal essay yang materinya diambil dari slide kuliah dan materi praktikum.

Sekedar bocoran, jangan pernah menganggap remeh praktikum komkel ini dan tidak menyimak dengan baik penjelasan si kakak asistennya. Karena poin-poin yang disampaikan kakaknya itu semuanya adalah poin yang penting. Mencatat ketika praktikum adalah pilihan yang tepat.

Langsung aja deh, berikut ini daftar soalnya (urutan soal dan kalimat soal tidak persis sama, karena ingatanku juga kurang baik,hehe, tapi inti pertanyaannya insya Allah sama) Read more

Review Liburan Semester III Yang Tertunda Part II

Review Liburan Semester III Yang Tertunda Part II

Hahay…late post itu emang trademark ku sepertinya…

Ini nih lanjutan review liburanku, PART II BEGIN! ^^

Kali ini aku udah di bogor lagi. Menjalani sisa-sisa liburan dengan membusuk di kosan karena tubuhku yang tidak kuat kemana-mana. Yup, minggu terakhir ini kuhabiskan dengan tepar karena aku divonis terkena infeksi saluran pencernaan yang membuatku diare tanpa henti dan perut kembung tanpa selera makan. Kalo di kamar aja si, aku terlihat seperti orang sehat, tapi kalo udah mulai dibawa jalan, ke kampus aja, lemesnya minta ampun.

Sepertinya ini akumulasi dari keletihanku sepanjang liburan ini.  Berhubung minggu sebelumnya aku menghabiskan 3 hari berkeliling kota Jogja. Yup, guys, niatku menjambangi kota pelajar itu terpenuhi walaupun aku tidak sempat mengunjungi semua objek wisata yang ada, namun aku cukup puas berhasil mengunjungi setidaknya malioboro, prambanan, tamansari, keraton dan sekaten-an!

^^

Yah, meski efek sampingnya membuatku harus tepar seminggu dengan perut yang sangat tidak nyaman, tapi ini baru liburan! Iya nggak??

Hehe

Dipikir-pikir, aku ini benar-benar lemah ya, kalo kayak gini terus, mungkin seumur hidup aku nggak bakal bisa jadi backpacker deh, jalan begini aja udah bikin setengah nyawaku melayang. Malangnya aku..huhu

Ah,,semester baru udah mau dimulai nih, dan dimulainya tepat di hari ulang tahunku. I wonder, is there anyone who remembers my birthday? Ha, ada nggak ya? Nggak tahu ah, kemaren malam aku bermimpi, dimana tak ada seorang pun yang mengingatnya, sungguh terasa begitu sepi.

Kupikir, yang nanti benar-benar ingat ultahku adalah orang yang benar-benar memperhatikanku. Yah, karena tanggal ultahku kusembunyikan di FB-ku, jadi kurasa tak akan banyak yang mengingatnya. Tapi, kupikir, ini kesempatan bagus untuk tahu siapa saja yang benar-benar memikirkanku. Ah, iya, sepertinya abangku sedikit berubah, karena dia bertanya aku ingin apa untuk ultahku nanti. Haha…19 tahun hidupku , ini pertama kalinya dia bertanya. Apa dia berubah karena sekarang dia udah punya cewek?

Ha, entahlah…

Aku tidak bersemangat ni mereview jalan-jalanku di jogja, kapan-kapan aja ya! ^^

—————————————————————————————————————————————

Hahaha, ternyata aku tidak melanjutkan review liburanku saat itu ya,

ya sudahlah…<ditimpuk bata>

hehe

Kami tidak mengunjungi banyak tempat saat di Jogja kemaren, cuma yang wajib-wajib aja kayak Malioboro, Prambanan, dan Keraton.

Jadi inget, aku yang ditegur beberapa kali saat di keraton karena mengambil foto item-itemnya..haha

Intinya, liburan kemaren itu sangat menyenangkan, yah, kecuali fakta teparku sesudahnya. ahaha…

Sudah ya, aku belum belajar buat UAS Bahasa Pemrogramanku besok, hehe.

Doakan!!

Review Liburan Semester III Yang Tertunda Part I

Review Liburan Semester III Yang Tertunda Part I

Iseng buka catatan lama, eh malah ketemu tulisan mengenai perjalanan liburanku semester III kemaren.

Hahaha, udah basi ya, tapi nggak papa deh, udah sengaja kutulis kenapa ga diposting ya?!

Enjoy!

Review Liburan Part I

Yuhuuu…

Holiday !!!

Liburan semester ganjil ini lagi-lagi aku memutuskan untuk tidak balik ke Padang dan menikmatinya di tanah Jawa ini. Oops, jangan salah, kali ini aku tidak lagi memutuskan untuk membusuk dan mati kebosanan di Bogor atau Jakarta! Tapi, aku memilih untuk menikmati pemandangan baru dan tentu saja, petualangan baru!

Haha. . aku memutuskan untuk ikut Didi, seorang teman sekelas waktu tahun pertama kuliahku ke pelosok Jawa. Dan disinilah aku sekarang, hampir 3 hari menghabiskan waktu di desa Nguter, Sukoharjo. Wuis, selama 3 hari aku tidak bepergian terlalu jauh, masih keliling sekitar desa dan kemaren ke Solo, berpetualang.

Kenapa kubilang berpetualang? Karena kami ke kota hanya dengan berbekal sebuah denah buatan sepupunya Didi. Selebihnya? Hanya insting. Hehe

Selama setengah hari kami berputar di tengah kota, salah arah dan berkali-kali belok kiri karena banyak sekali jalanan satu arah yang membuat kami berputar-putar. Sebenarnya, kami ingin ke keraton, tapi denah alakadar yang menjadi modal kami hanya berhasil membantu kami menemukan alun-alun selatan keraton. Oh ya, sebenarnya kami juga ingin mengunjungi seorang teman yang dirawat di sebuah rumah sakit di kota, tapi berhubung  ternyata ia belum bisa dikunjungi. Kami memutuskan untuk berkeliling saja sambil berusaha menemukan gerbang keraton.

Keberuntungan kami hanya berhasil membawa kami menemukan alun-alun keraton lagi, kali ini alun-alun utara. Oh ya, kami juga mampir ke masjid agung surakarta yang letaknya berdekatan dengan alun-alun utara. Karena tidak menemukan hal menarik di masjid agung Surakarta tersebut—yang memang sepi-sepi saja—kami memutuskan Solo Grand Mall sebagai tujuan selanjutnya.

13/06/2010Karena penglihatan Didi yang kurang awas, ketika keluar dari area alun-alun utara tadi, kami melewati jalan satu arah dan dicegat polisi. Jadilah, kami dibawa ke Pos Polisi dan ditanya-tanya ini dan itu. Hah, aku udah feeling aja, si Pak Pol pasti minta ‘damai’ dan memang gaya bicaranya mengarah-arah ke situ. Tapi, fakta, kami Cuma bawa uang alakadarnya saja. Untung Didi punya bakat negoisasi yang luar biasa—bisa dibilang juga bakat boong alami,hehe—yang berhasil meloloskan kami dari kemungkinan ditilang tanpa keluar uang sepeserpun.

Mulai dari pos polisi inilah, muter-muter yang sebenernya dimulai. Hanya untuk mencari jalan yang bernama Slamet Riyadi, kami berkali-kali berputar di tempat yang sama dan (lagi) menorobos jalan satu arah. Untungnya, ga ada polisi, hehe. Nyaris menyerah, kami akhirnya memutuskan untuk bertanya pada seorang petugas berpakaian dinas perhubungan yang baik hati, beliau akhirnya menggambarkan sebuah denah (yang lebih jelas) menuju Solo Grand Mall dari arah stasiun Solo Balapan. Yatta!!! Slamet Riyadi yang dicari pun ketemu!

Mall yang dicari pun diketemukan!! Haha, tak terbayang leganya, menemukan tempat makan dan sholat itu. Tapi, sepertinya, kami berharap terlalu banyak di mall ini. Tak banyak yang bisa kami lihat, pengen nonton pun, film yang diputar pun bukan film baru yang seru. Kami pun akhirnya hanya membeli cemilan di Hypermart dan setelah berkeliling sebentar, kami memutuskan untuk pulang.

Tidak banyak tempat yang kami kunjungi hari itu memang, tapi perjalanan sehari itu sangat menyenangkan! Berkeliling tanpa peduli kami menuju kemana, tak memikirkan jalan yan kami telusuri akan membawa kami kemana, aku yan berteriak ‘kiri’ melulu, sungguh, aku tak pernah tahu sebelumnya, travelling yang hanya mengikuti insting dan tanpa beban seperti itu ternyata sangat seru!!

Kau juga, sesekali cobalah untuk tersesat di kota yang tak dikenal!! Haha,,

Untungnya denah yang kami bawa dan denah buatan bapak dihub sangat membantu kami untuk pulang menuju jalan yang benar. Hehehe

Next Destination : Jogjaaaa!!!

udah lama ga ngeblog

udah lama ga ngeblog

Yuha…yuhuuu…

sekarang udah UAS Semester 4 ajah…

wuaaaaaa….makin tua dan ga kerasa,…

hiks…hiks…

dan UAS kali ini ga lebih baik kayaknya dari yang kemaren..

mamihhh………ha…….;0

heran aku ma diriku sendiri, kenapa begitu susah mencerna matkul2 ilkom ya…

Menurutmu, masalahku apa sih?