Curhat Menjelang Semester VI

Curhat Menjelang Semester VI

Beberapa waktu yang lalu, aku dan seorang teman berbincang mengenai bagaimana kehidupan kami nanti setelah kelulusan. Apa yang akan kami lakukan dan apa yang akan kami tuju.  Temanku itu berencana membangun sebuah usaha yang bergerak di bidang agribisnis, tapi orang tuanya sepertinya akan menentang. Ia berkata ayahnya menginginkan ia kembali ke kampung halaman ayahnya dan bekerja di sana setelah kelulusan. Padahal dia sendiri tidak berminat untuk tinggal di sana dan lebih menyukai kehidupannya di Bogor.

Mendengar dilema yang ia hadapi, aku hanya bisa tersenyum simpul. Seperti yang pernah kuceritakan, aku tumbuh di keluarga yang liberal dimana aku bebas menentukan langkah dan arah hidupku. Jadi, aku juga tidak begitu mengerti bagaimana rasanya hidup dalam garis yang sudah ditentukan orangtua.

Ayahku sendiri sebenarnya sangat menginginkan aku melanjutkan ke S2, tapi  beliau tidak memaksa, penentuan akhir tetap di tanganku. Aku tidak menentangnya, juga tidak mengiyakan, karena aku sendiri juga tidak tahu mau apa dengan masa depanku. Jalan mudah yah menikah dan menjadi ibu rumah tangga saja. Tapi, aku sendiri tidak ingin kehidupan yang datar-datar  saja seperti itu. Ah, seandainya aku punya impian, mungkin segalanya tidak akan buram begini.

Temanku itu juga mengingatkanku, waktu yang kupunya tidak banyak lagi dan aku harus menentukan langkahku selanjutnya. Mungkin ia sedikit kesal dengan sikapku yang membiarkan hidupku mengalir tak tentu ketika aku memiliki kebebasan penuh, sementara ia sudah punya tujuan tapi terhalang oleh sang ayahandanya.

Hah, entahlah teman, kehidupan setelah lulus itu bagaimana, aku sama sekali tak bisa membayangkan. Bagiku, saat ini lebih penting, saat ini melakukan yang terbaik yang bisa kulakukan. Untuk saat ini, hanya itu yang bisa kulakukan. Dulu, aku pernah berkata, tidak apa menemukan impianku lebih lambat, tidak apa berjalan lebih lambat dari orang lain, tapi sepertinya aku berjalan terlalu lambat. How about you?

Target semester 6: menemukan apa yang ingin kulakukan!

2 thoughts on “Curhat Menjelang Semester VI

  1. langkah pertama menemukan tujuan dalam hidup adalah mencari passion kita, sesuatu yang sangat sangat sangat kita sukai. Sesuatu yang ketika kita melakukannya kita akan lupa waktu. Setelah ketemu, isilah hidupmu dengan passionmu itu…

    masalahnya, orang yang bisa menemukan passionnya sangat langka. Karena itu, mereka yang berhasil hidup dengan passionnya pasti sukses, insya Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s