Nilai Bisnis Startup

Nilai Bisnis Startup

Huh, sebelumnya aku tak pernah cerita ya. Yah, jadi, ceritanya saudara-saudara, saat ini aku sedang berada dalam periode genting sebagai seorang mahasiswa. Benar sekali, periode tugas akhir alias skripsi alias semester ujung. Semester 8 ini sudah hampir berakhir, dan aku sama sekali belum melakukan hal yang signifikan, щ(ºДºЩ)

Hah, ya sudahlah, aku berbagi sejenak saja dengan dunia yang sudah lama kutinggalkan, diaryku yang malang, haha. Ceritanya sodara-sodara, aku sedang merancang sebuah jejaring sosial yang dikhususkan untuk orangtua Indonesia saling berbagi info mengenai teknik-teknik pengasuhan anak. Songong emang kedengarannya untuk anak ingusan yang bahkan tak becus mengurusi dirinya sendiri ini membopong tugas akhir dengan bau-bau pengasuhan anak. Hoho, tapi aku bukan orang yang rela mengaku kalah secepat itu. Meski terseret-seret dan tersoak, aku tetap melanjutkan penelitian yang ngambang abis ini.  Haha *tawa miris*

Penelitianku ini tidak sampai ke taraf implementasi sistem, tapi hanya sampai ke dokumen perancangan dan prototipe awal. Dan benar sekali saudara-saudara, aku masih di tahap perancangan awal, AWAL SEKALI. Prototipenya bahkan belum terbayang. *Lagi-lagi tertawa miris*.

Salah satu bagian dari hal yang harus kurancang dari startup jejaring sosial ini adalah mengenai nilai bisnisnya. Nah, ini masalah buatku yang buta sama sekali mengenai bisnis. Yah, meskipun aku ini berdarah minang yang katanya punya bakat dagang, aku sama sekali tidak punya otak yang capable memikirkan hal-hal berbau bisnis. Aku mentok memikirkan nilai bisnis dari startup ini. Meskipun telah mencari literatur, aku masih belum memahami bagaimana cara mendefinisikan nilai bisnis dari sistem yang sedang kurancang. Aku saja sudah cukup pusing dengan sistemnya, dan sekarang aku harus memikirkan bagian bisnisnya, otakku yang malas berkata.

Huf, tak ada gunanya terus mengeluh. I know, but I keep doing so, hahay. Aku tahu, masih ada tugas untuk merancang Business Model dari startup ini setelah aku selesai mendefinisikan nilai bisnisnya. Another I-have-no-idea task  (‾⌣‾”٥). Fuh..

Yeah, siapa bilang TA anak Ilmu Komputer yang non-coding itu lebih gampang? Siapa? Siapa? (‾ه‾҂)ҧ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s