[JOB SEEKER] Seleksi OJK 2014 – Tes Psikologi I

[JOB SEEKER] Seleksi OJK 2014 – Tes Psikologi I

Seharusnya post ini kutulis minggu lalu, ketika seleksi OJK sedang hangat-hangatnya dibicarakan, hehe

Tapi tak apalah, sapa tau ada yang baca buat persiapan tahun depan.

Yap, kondisiku saat ini kembali ke dua tahun lalu, JOB SEEKER! YEAY!

^_^9

Mencoba berbagai macam lowongan menjadi rutinitasku hingga hari ini, hehe.

Pada suatu masa, cailaaa (Pertengahan Oktober 2014), tersebutlah namaku sebagai peserta yang lolos seleksi administrasi OJK. <My first-try luck, huh? hehe>

Rangkaian seleksinya dilaksanakan oleh PPM Manajemen dan terdiri atas 6 Tahap:

  1. Seleksi Administrasi
  2. Tes psikologi I & Verifikasi jurusan
  3. Tes psikologi II, TPU, Tes B.ING – Verifikasi kelengkapan dokumen
  4. Leadership Group Discussion
  5. Wawancara User
  6. Tes kesehatan

Nah, seperti yang sudah-sudah, aku adalah ahlinya seleksi tahap I, dan pecundang di tahap selanjutnya, haha *tawa miris*. Jadi pada artikel ini aku hanya bisa bercerita pengalamanku pada tes pertama. Semoga berguna.

Untuk seleksi administrasi sendiri, tidak ada hal khusus yang bisa kubagi, karena prosesnya sendiri hanya menginput data secara online pada website yang telah dibuat oleh PPM. Ada banyak formulir yang harus diisi di situ, tapi secara keseluruhan, kupikir seleksi administrasi hanya menyaring orang-orang berdasarkan jurusan dan IPKnya saja.

Pada tahap seleksi psikologi I Read more

Sekilas Tentang Kecerdasan Buatan

Sekilas Tentang Kecerdasan Buatan

Hari ini iseng membongkar file-file lama, dan foila!  Aku menemukan sebuah file lama tugas mata kuliah Kecerdasan Buatan.

Semoga bermanfaat! 😀

TUGAS RESUME CHAPTER I

ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Definisi kecerdasan buatan dapat kita bagi ke dalam empat kategori yaitu:

  1. Sebuah sistem yang berpikir seperti manusia
  2. Sebuah sistem yang bertindak seperti manusia
  3. Sebuah sistem yang berpikir rasional
  4. Sebuah sistem yang bertindak rasional

Pendekatan yang berpusat pada manusia merupakan sebuah sains yang empiris, mencakup penegasan hipotesis dan percobaan. Sedangkan pendekatan yang rasional melibatkan sebuah kombinasi dari matematika dan teknik. Peneliti-peneliti dalam tiap kategori kadang saling menjelekkan pencapaian masing-masing, namun kenyataannya, tiap kelompok tersebut telah menghasilkan pengetahuan-pengetahuan yang  berharga.

Bertindak seperti manusia : Pendekatan Tes Turing

Pendekatan tes Turing yang ditemukan oleh Alan Turing memberikan definisi yang memuaskan untuk pengertian kecerdasan. Untuk melewati tes tersebut, sebuah komputer harus memiliki kemampuan: pemrosesan bahasa alami, penyajian pengetahuan, automated reasoning, dan machine learning. Ada lagi yang namanya total Turing test, dimana untuk lulus tes ini komputer harus memiliki daya lihat untuk mengenali objek dan robotik untuk bergerak.

Berpikir seperti manusia: Pendekatan Pemodelan Kognitif

Untuk mengatakan sebuah program berpikir seperti manusia, sebelumnya harus ada terlebih dahulu penetapan tentang bagaimana manusia berpikir. Caranya melalui introspeksi atau melalui percobaan psikologi. Cabang ilmu pengetahuan sains kognitif berusaha menggabungkan model komputer dari kecerdasan buatan dan teknik percobaan dari psikologi untuk membentuk suatu teori yang tepat tentang cara kerja pikiran manusia. Sains kognitif yang sejati, mengambil dasar dari penelitian pada manusia atau binatang yang sebenarnya. Oleh karena itu, sains kognitif dan kecerdasan buatan merupakan dua cabang ilmu pengetahuan yang saling mendukung satu sama lain.

Berpikir rasional: Pendekatan Hukum Pikiran

Hukum pikiran berupa silogisme yang telah ditemukan oleh Aristoteles memulai munculnya bidang logika. Bidang logika mencari solusi suatu permasalahan (jika solusinya memang ada) setelah mengubah deskripsi permasalahannya ke dalam bentuk notasi logika. Yang disebut tradisi logika dalam kecerdasan buatan, diharapkan dapat membangun sebuah program untuk menciptakan sistem yang cerdas.

Bertindak rasional: Pendekatan agen rasional

Bertindak rasional berarti bertindak untuk mencapai suatu tujuan, sesuai keyakinannya. Sedangkan agen adalah sesuatu yang merasa dan bertindak. Kecerdasan buatan dipandang sebagai pembelajaran dan pembentukan agen rasional.

Dalam pendekatan hukum pikiran, Read more

Masuk Jurusan Komputer Sia-Sia? Kata si A yang Tidak Pernah Kuliah Computing

Masuk Jurusan Komputer Sia-Sia? Kata si A yang Tidak Pernah Kuliah Computing

Baru-baru ini sempat ramai dibahas di timeline FB-ku mengenai artikel si A yang dengan lantang menyatakan bahwa kuliah di jurusan komputer itu sia-sia belaka. Judulnya yang provokatif membuatku akhirnya memutuskan untuk membaca celotehan beliau. Setelah membaca tulisan si A tersebut,  jiwaku terusik untuk meluruskan persepsi yang beliau bangun, dikarenakan ada banyak hal yang kalau menurut bahasa beliau, SALAH KAPRAH.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai artikel tersebut, aku ingin menekankan terlebih dahulu, bahwa artikel tersebut ditulis oleh seorang programmer yang (katanya) sudah sangat berpengalaman, namun bukanlah seorang lulusan jurusan komputer. Beliau pun sudah malang melintang di dunia IT, dan merasa lebih hebat daripada yang mengaku lulusan IT.

Inti dari artikel tersebut, menyarankan janganlah memilih jurusan komputer pada saat memilih pendidikan tinggi, karena ilmu yang didapat nantinya tidak bisa digunakan di dunia kerja, alias sia-sia.

DI SINILAH BELIAU SALAH KAPRAH. Kenapa? Read more