[JOB SEEKER] PPS IT BRI 2014 – Tes Kompetensi + Wawancara Akhir

[JOB SEEKER] PPS IT BRI 2014 – Tes Kompetensi + Wawancara Akhir

Wuih, udah masuk ke tahap ini aja. Sungguh benar tak kusangka aku bisa sampai sejauh ini. Di luar dugaan, sangat. Haha. Wawancara awal yang rasanya tidak meyakinkan hingga tahap II yang sangat panjang dan melelahkan. Syukur Alhamdulilah sekali aku bisa bertahan dan punya kesempatan mencicipi tahap ketiga.

Tahap ini terdiri dari dua item: tes kompetensi dan wawancara akhir. Dari 17 orang yang seharusnya ikut, satu orang mengundurkan diri pada saat tahap kedua. Sisa 16 orang ini dibagi menjadi 3 shift. Shift pagi dan siang pada hari Senin, dan shift pagi pada hari Selasa. Seperti biasa lagi, aku kebagian shift pagi bersama 6 orang lainnya. (Dan seperti biasa juga, pelaksanaannya ngareeet poool).

Tes Kompetensi

Tujuh orang termasuk aku mendapat jatah tes di Kantor Pusat BRI, di sebuah ruang meeting kecil. Kami ditinggal tanpa pengawasan dan diberikan waktu 100 menit untuk mengerjakan–ya pikiranmu benar, kalau mau nyontek memungkinkan, walau tak kusarankan.

Tes kompetensi berisi 100 soal pilihan ganda dengan materi dunia IT secara luas, mulai dari SDLC, network, programming, security, database, dan pengetahuan umum. Lebih dari setengah soal-soal tersebut adalah soal CISA 2013, aku tahu karena pernah melihat beberapa soal CISA 2013, dan soal-soal tersebut benar-benar terjemahan langsung pertanyaan-pertanyaan CISA yang dalam bahasa Inggris. Jadi kalau yang mau latihan, bisa mencari referensi tentang bentuk-bentuk pertanyaan CISA.

Pertanyaan lainnya menguji kemampuan algoritma dasar, pengetahuan tentang arsitektur jaringan, mekanisme security dan kriptografi, juga pengetahuan umum seperti cara menghitung ukuran file gambar dengan resolusi tertentu. Ada juga lho, pertanyaan tentang apa kepanjangan XP pada Windows XP, ayo pada tau ga? haha.

Ya kalau mau berpositive thinking, tes ini hanya untuk memetakan kemampuan peserta, profiling bahasa kerennya. Jadi kerjakan saja sebisanya, kalau ga tau, pilih saja yang kira-kira benar, toh pilihan ganda ini hehe —ajaran sesat.

Wawancara Akhir

Selesai tes tulis, kami diminta menunggu, karena yang harusnya mewawancarai belum datang. Meskipun seharusnya proses wawancara sudah harus dimulai 8.45, akhirnya molor hinga 10.30. Satu persatu dipanggil menurut absennya. Pewawancaranya ada dua, satu orang Bapak dari bagian SDM, dan satu orang Ibu dari bagian IT.

Tiap orang yang masuk sebelumku memakan waktu wawancara hingga hampir satu jam. Sehingga sampai makan siang, baru dua orang yang selesai diwawancara. Berdasarkan cerita mereka, isi wawancara gabungan dari wawancara awal dan wawancara psikolog plus demonstrasi kemampuan algoritma peserta. Untuk peserta-peserta sebelumku diminta menuliskan pseudocode algoritma permutasi dan sorting juga diminta menjelaskan skill IT apa saja yang dimiliki dan pengetahuan mengenai SDLC.

Fuuuh, daripada stres mikirin nanti disuruh ngoding apaan, aku dan beberapa peserta lain memlih untuk makan siang sambil menunggu giliran. Aku pun mulai baca-baca pengalaman PPS IT lainnya di internet (terutama di kaskus) di sela-sela jam makan siang. Rata-rata emang disuruh mengerjakan algoritma dasar seperti : FPB, KPK, Sorting, Deret, permutasi, kombinasi, dll. Tapi ada juga yang tidak. Semoga aku termasuk yang tidak. Hehe

Sekitar pukul setengah tiga, akhirnya giliranku tiba. Aku masuk dengan menghirup oksigen sebanyak-banyaknya sebelum membuka pintu. Mengucapkan salam dan tersenyum lalu langsung duduk manis setelah dipersilahkan. Sang Bapak membuka sesi wawancara dan memintaku menyerahkan fotokopi ijazah dan transkrip.

Bapak SDM tidak memintaku untuk memperkenalkan diri lagi karena mereka sudah pegang data-data lengkapku. Beliau langsung saja menanyakan hal-hal filosofis seperti: nilai-nilai apa yang dipegang teguh dalam keluargaku, apa prestasi yang kuraih semasa kuliah dan dua tahun ini, dan juga mengenai proyeksiku tentang masa depan. Singkat saja, aku menjawab dengan apapun yang terlintas di kepalaku, meski aku agak bingung yang soal prestasi, karena aku merasa tidak berkarya selama tahun-tahun terakhir.😐

Setelah menjawab semua pertanyaan beliau, beliau keluar ruangan dan meninggalkanku dengan sang Ibu yang terlihat memperhatikanku dengan seksama sedari tadi. Pertanyaan-pertanyaan mengenai pekerjaanku sebelumnya mulai dilancarkan. Deskripsi pekerjaan dan apa saja tanggung jawabku serta alasan aku berhenti di setiap pekerjaan.

Kemudian, aku diminta mengerjakan algoritma yang menghasilkan deret seperti yang ditulis di papan tulis. Beliau terlihat ragu sebelum meminta, bahkan bertanya dulu “Masih ingatkan?” Haha, basi graduate memang meragukan.😀

Selesai menulis pseudocodenya, aku juga harus menuliskan proses tracing-nya. Aku melakukan beberapa kali kesalahan algoritma yang terlihat pada saat tracing, tapi beliau hanya memperhatikan dan memberiku kesempatan untuk memperbaikinya. Fiuh.

Aku duduk kembali dan diminta menjelaskan secara rinci projek-projek yang pernah kukerjakan. Kebetulan karena aku sebelumnya berkerja di sebuah software house yang bergerak di bidang solusi perbankan, aku kemudian ditanya mengenai proses kredit dari awal sampai akhir. Beliau juga bertanya, kenapa baru mencoba PPS IT sekarang, bukan dari lulus, kukatakan dengan jujur, bahwa aku pernah mencoba namun gagal di tahap pertama. “Kenapa tidak mencoba lagi di tahun berikutnya?” , tanya beliau. Kujawab saja, baru ada jalannya sekarang, karena memang tiap kali pindah kerjaan sebelumnya, aku tidak pernah kosong cukup lama untuk menunggu seleksi PPS.

Tetiba, Bapak yang tadi masuk kembali ke dalam ruangan. Si Ibu melanjutkan pertanyaannya mengenai produk BRI apa saja yang kuketahui. Aku tak begitu hapal, dan hanya menyebutkan yang umum-umum saja seperti BRItama, I-Banking, KMK, Giro, Deposito, BRIzzi, dan produk-produk bank devisa lainnya yang tanpa nama. Haha. Aku sampai disindir oleh si Bapak, “Produk BRI banyak lho”. Aku hanya tersenyum mesem-mesem bilang hanya ingat yang telah kusebutkan.

Si Bapak kemudian bertanya pada si Ibu apakah sudah cukup, si Ibu mengangguk, dan begitulah ending sesi wawancaraku. Aku pamit dan bersalaman dengan kedua pewawancaraku yang ramah lalu melangkah keluar dengan hati lega. Satu langkah telah kulewati. Wawancaraku yang singkat, kira-kira hanya 25 menit, mungkin bisa jadi pertanda baik, mungkin juga buruk. Tapi aku sudah melewatinya. It’s all that matters, pikirku saat itu.🙂


Begitulah rangkaian PPS IT 2014 yang telah kujalani. Alhamdulilah aku termasuk ke dalam 4 orang yang beruntung untuk mengikuti tes kesehatan pada hari Kamisnya. Namun hasil tes kesehatan dan tanggal SPK nya belum ada tanda-tanda akan keluar dalam waktu dekat. Mohon doanya, jika memang BRI rejekiku, semoga semuanya dilancarkan. Amiin.🙂

Good luck buat kalian yang sedang berjuang! Ganbatte (“_”)9

Updated!:

Consider reading this and this first.🙂

5 thoughts on “[JOB SEEKER] PPS IT BRI 2014 – Tes Kompetensi + Wawancara Akhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s