Hua, kembali ke dr. THT, Sinusitis menyerang!

Hua, kembali ke dr. THT, Sinusitis menyerang!

Setelah sekian lama tidak mengupdate blog malang ini, aku harus mengupdatenya dengan berita duka. Ya, bukan berita kematian, tapi berita tubuhku yang menambah koleksi penyakitnya. Haha

Efek menjadi roker akhirnya menunjukkan rupa di tubuhku. Ditambah cuaca yang tidak bersahabat akhir-akhir ini, dari radang tenggorokan menjadi flu disertai pilek, setelah 2 minggu menderita, in the end aku divonis sinusitis ringan.

Ya, tidak bermaksud untuk lebay, aku didaulat menderita sinusitis ringan di bagian depan, tepat sekitar hidung dan pipi kiriku dan sedikit di kening. Karena hanya di satu area, makanya si dr.THT nya bilang masih masuk kategori ringan.

Flunya sendiri sudah lama sembuh, yang membuatku akhirnya harus memeriksakan diri ke spesialis THT adalah mampetnya yang menyulitkanku untuk bernapas, lebih-lebih di malam hari.

Sinusitis sendiri adalah peradangan di saluran sinus yang disebabkan oleh berbagai hal, bisa karena alergi, kelainan rongga hidung, virus, dll. Untuk kasusku sendiri, selain diperburuk oleh flu yang sebelumnya kuderita, juga utamanya karena rhinitis alergiku yang menyebabkan penumpukan cairan di saluran sinus yang berujung radang dan penyumbatan.

Seumur-umur punya alergi di organ pernapasan yang penting ini memang sering menyusahkanku untuk bernapas normal. Tapi gejala terberat yang pernah kualami memang yang di periode ini. Beratnya karena sudah berkembang menjadi sinusitis menyebabkan saluran pernapasanku makin terganggu karena tersumbat. huhu

Hasil Rontgenku Kemaren
Hasil Rontgenku (Bagian yang Berkabut Menunjukkan Penumpukan Cairan)

Awalnya aku ogah-ogahan untuk periksa ke dokter spesialis, secara, status traineeku tidak memberikan jaminan pengobatan apapun untuk dokter spesialis dan semua rawat jalan di luar klinik dr.umum di diklat. Sedih ya. Kesehatan terasa sangat mahal lebih-lebih ketika kau tidak punya asuransi apapun. Apalagi dari pengalaman-pengalamanku sebelumnya ke dr.THT biayanya tidak pernah kurang dari 500rb.

-_-;

Berhubung dalam rangka penghematan, dan asumsi bahwa akan lebih murah jika aku ke RS Hermina Depok daripada ke RS. Ciranjang yang sebelumnya kukunjungi, minggu lalulah akhirnya aku periksa ke dr.THT disana. Ya, biayanya tidak signifikan lebih murah sih, tapi sepertinya mendingan. Ya, sekitaran 500 juga, duh haha.

Rincian biaya yang kukeluarkan kemaren:

– Biaya Dokter Spesialis THT : 164,000

– Biaya rontgen (utk memastikan wilayah sinusitisnya) : 229,900

– Biaya kartu pasien : 9000

– Biaya Obat : Antibiotik 21,250 (kutebus di luar, di apotik generik, hehe, kalo yang paten harganya 240,000); Obat alergi Fexofed 53,900; Obat Pengencer Dahak Vectrine 47,250

Keren kan? Bikin bangkrut buat penyakit setidak keren ingusan. Haha. Karena buat penghematan lagi, aku awalnya berniat mencari semua obat itu di luar, tapi setelah berputar-putar se-Depok, aku tidak bisa menemukan apotik yang menjual Fexofed, jadinya aku terpaksa kembali ke RS Hermina Depok. ^_^;

Setelah 5 hari mengonsumsi 3 obat tersebut, aku memang membaik, tapi mampetnya tidak menghilang. Antara sinusnya yang bandel atau rhinitisku yang sedang menikmati menyusahkanku. Nanti sore aku rencana ke dr lagi buat ngomel. Haha, ga lah, buat mencari solusi dari hidung bandel ini. Capek juga mampet mulu cuy. Doakan saiaa!

=====

Suka dengan tulisan Fairhie di atas? Fairhie bisa bantu kamu buat nulis konten menarik kayak di atas untuk blog atau website kamu loh! Yuk mampir ke toko Fairhiepedia!

4 thoughts on “Hua, kembali ke dr. THT, Sinusitis menyerang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s