Akhirnya, Bikin Paspor! – Catatan Kecil Mengurus Paspor Online

Akhirnya, Bikin Paspor! – Catatan Kecil Mengurus Paspor Online

Sesuai judul postingannya, akhirnya, bikin paspor juga!!! Setelah menunda-nunda dan bosan mendengar omelan ayahku yang bawel memintaku untuk mengurus paspor, akhirnya kulaksanakan juga minggu ini. Untungnya, zaman sekarang bikin paspor baru bisa lewat website dirjen imigrasi. Langkah-langkahnya ternyata juga ga rumit: daftar di web-> bayar-> datang ke kantor imigrasi buat foto ama rekam sidik jari-> udah deh, tinggal tunggu paspornya jadi 3 hari kemudian.

Sebenarnya aku sudah mendaftar dari minggu sebelumnya, tapi karena aku ga sempet-sempet juga ke BNI untuk bayar uang pendaftarannya (ga bisa transfer, harus setor ke teller), akhirnya aku harus daftar ulang. Batas pembayaran biaya paspor baru sebesar 355rb itu harus kita bayar maksimal 5 hari kerja setelah tanggal  permohonan. Total biaya yang disetorkan ke BNI itu 360rb, karena ada biaya admin bank lagi.

Kalau udah bayar, langkah selanjutnya kita konfirmasi pembayaran melalui link yang sebelumnya dikirimkan ke email yang kita daftarkan. Setelah konfirmasi berhasil, pilih tanggal kedatangan yang kita bisa, terus ntar dikirimin bukti konfirmasi ke email lagi. Ya udah, print bukti konfirmasi, ama siapin berkas-berkas yang diminta, berangkat deh di tanggal yang dipilih. Ga susah kan?!

Buat kamu yang mau bikin paspor baru online juga, ada beberapa poin penting yang kucatat berdasarkan pengalamanku mengurus paspor kemarin:

  1. Pilih tanggal dan kanim yang pasti bisa kamu datangi, karena kamu berisiko kehilangan uang pendaftaran yang telah kamu bayarkan kalo mangkir.
  2. Datang lebih pagi kalau mau dapet no antrian kecil, karena kanim besar seperti kanim jakarta selatan sudah ramai bahkan sebelum jam layanannya. Enaknya kalo daftar online, nomor antriannya pasti kebagian, sedangkan kalo walk-in ada kuotanya.
  3. Fotokopi semua berkas di kertas A4! Ini termasuk yang menyebalkan, karena tidak disebutkan di web imigrasinya, aku terpaksa fotokopi ulang KTP-ku karena terlanjur memotongnya ukuran normal.
  4. Siapkan surat keterangan bekerja untuk kamu yang punya KTP luar daerah sepertiku. Hal ini mereka lakukan untuk menghindari pengurusan paspor oleh orang-orang yang berniat jadi TKI di luar sana tapi ga punya izin kerja. Aku sebenarnya tidak menyiapkan berkasnya, tapi karena bilangnya kerja di BRI, nametag PPS pun cukup jadi bukti, haha.
  5. Pakai pakaian yang rapi, karena nanti kita difoto buat paspornya, ga mau kan foto paspornya lecek? Lagipula, kalau penampilanmu lusuh, nanti dianggap TKI ilegal lagi, dan berkasmu ditolak petugasnya, haha.

Segitu aja catatannya, kalau ada tambahan, silakan tulis di kolom komentar ya! Selamat mengurus paspor!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s