After Two Years..

After Two Years..

It’s almost been two years already and here I am, still sitting here at this small cubicle.

Hidup itu hampir selalu berjalan tidak sesuai keinginanmu. Sudah dua tahun berlalu sejak postingan-ku mengenai keinginan hengkang dari perusahaan satu ini. Gejolak batin yang tanpa henti, dan motivasi yang semakin lama semakin susah dicari membuat dua tahun ini terasa amat sangat panjang. Tapi sungguh, berputar haluan itu tidak semudah mendeklarasikannya.

Tidak suka, kenapa tidak pindah? Mau bagaimanapun, hidup di Jakarta tidak akan kenyang jika hanya mengandalkan idealisme saja. Ketidakbahagiaan adalah harga yang harus kubayar untuk bertahan di ibukota ini. Menemukan pekerjaan pengganti yang sesuai hati dan menawarkan timbal balik ekonomis yang sesuai bukanlah perkara mudah. Percayalah, yang ingin hengkang dari kubikel-kubikel sempit ini bukan hanya aku seorang. Dan yang belum dan masih berusaha menemukan alternatif sumber penghasilan lain yang layak juga bukan cuma aku.

Bicara ekonomis, pekerjaan yang kupunya ini mungkin bagi sebagian orang adalah impian atau target yang ingin dicapai. Gaji dan kestabilan penghasilan serta jaminan kesejahteraan lainnya adalah hal utama yang menjadi daya tarik bekerja di sebuah bank besar. Tapi bekerja di sini tidaklah seperti yang orang-orang bayangkan. Ada banyak  hal yang harus kau korbankan untuk menjalaninya.

Pada akhirnya, banyak yang memutuskan untuk nekat melepaskan ijazah dan mengejar kebahagiaan yang mereka impikan. Tapi tidak sedikit yang mengelus-ngelus dada sambil berharap 5 tahun berjalan lebih cepat. Sebagian dari mereka meneriakkan “riba” sebagai pemicu, tapi jikalau saja mereka mau sedikit jujur pada hati mereka sendiri, mereka akan sadar, mereka hengkang bukan karena “riba” tapi karena tempat ini tidak lagi memberikan mereka kebahagiaan lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan ekonomis.

Ya, berkemeja rapi dan necis setiap pagi, menggunakan nametag yang tersenyum dan berangkat menuju kantor bergedung besar mungkin adalah impian bagi sebagian orang. Tapi jika kamu adalah orang yang mencari tempat di mana kamu bisa menjadi dirimu sendiri, berkontribusi tanpa batasan berekspresi, tempat di mana idemu akan dihargai terlepas dari apa posisimu, tempat di mana kamu menemukan manager yang menghargai sekaligus membantumu mengembangkan diri, jangan pergi ke tempat di mana kini ku berada. Be wise, because money wont always offer you happiness.

One thought on “After Two Years..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s