My Wedding Review: Purandewi Catering

My Wedding Review: Purandewi Catering

As I promised, this is the review about catering vendor that I used. Enjoy.๐Ÿ™‚

Baca juga: My Wedding Review: Gedung Panasonic Gobel

Pengennya sih, kalau punya uang lebih, sewa jasa wedding organizer aja biar gampang dan tidak perlu repot survei ke sana ke mari. Tapi sayangnya dompet berkata lain haha.

Berbekal tips dari seorang sahabat yang bilang biasanya jasa catering itu sudah punya rekanan untuk paket all-in sebuah pernikahan, maka setelah selesai urusan per-gedung-an, mulailah aku dan pasangan hunting jasa catering.

Awalnya pengen pake jasa catering yang udah dipake dua kakak pasanganku sebelumnya, tapi ternyata untuk tamu 250 undangan saja harganya sudah bikin meringis. Jadilah mencoba hunting ke daftar catering dari Panasonic Gobel. Waktu itu kandidatnya adalah Rizal Catering dan Purandewi Catering. Keduanya adalah catering yang rutin dipake oleh para penyewa Gedung Panasonic Gobel.

Service

Nah, kenapa pilihan jatuh ke Purandewi, bukan Rizal? Pertama yang jelas, makanannya jauh lebih enak Purandewi meski harga yang ditawarkan Rizal lebih kompetitif. Kedua, masalah kesan pertama. Pertama kali menghubungi Rizal, yang mengangkat entah mertua entah siapanya, dan tidak ramah. Telepon selanjutnya, masih bukan dia juga yang mengangkat (enggak jelas itu telepon kantor atau bukan), dan tetap tidak mencerminkan seseorang yang menjual jasa. Jika dibandingkan dengan Pak Naseh, pemilik Purandewi, sangat ramah dan mendengarkan permintaan (calon) kliennya dengan atentif.

Perbedaan mencolok juga kurasakan ketika food testing. Kalau kamu memilih Rizal Catering, kamu akan disuruh berbaur dengan para undangan (entah resepsinya siapa itu kamu tidak kenal) dan mencicipi sendiri makanan yang kamu mau. Kalau kamu tipikal orang yang jarang makan di kondangan (yang bahkan jelas-jelas kenal pengantinnya) seperti aku, cara seperti ini akan membuatmu tidak nyaman. Sementara kalau Purandewi, kamu akan disediakan meja khusus yang terpisah (biasanya di belakang hall resepsi) untuk mencicipi makanan mereka sambil mengobrol dengan Pak Naseh-nya.

Makanan dan Minuman

Yang paling penting dari sebuah catering tentunya kualitas makanan yang mereka sajikan. Karena Pak Naseh sendiri adalah seorang mantan koki hotel, rasa dan penyajian makanan cateringnya tidak perlu kamu ragukan. Kamu bahkan bisa request makanan sendiri jika di antara pilihan lauk paketnya ada yang tidak kamu suka. Untuk pilihan lauk buffet-nya bervariasi, mulai dari berbagai macam olahan ikan, daging, dan juga ayam. Pilihan camilan gubukannya juga sangat banyak, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan internasional seperti kebab.

Komentar para tamu undanganku juga sangat positif. Tidak ada yang berkomentar negatif terhadap makanan di buffet utama ataupun gubukannya. Makanannya ludes bahkan sebelum pesta berakhir (aku tidak kebagian kebabnya yang katanya enak sekali, hiks). Kemungkinan aku salah hitung tamu dan porsi, atau makanannya kelewat enak sehingga orang-orang kalap. Haha entahlah.

Respon positif paling banyak didapatkan kebab dan spageti tuna pedas, yang dua-duanya aku tidak kebagian. T.T

Dekorasi

This slideshow requires JavaScript.

Dengan harga paket yang tergolong murah, dekorasi yang ditawarkan oleh Purandewi Catering bisa dibilang so-so. Karpetnya sudah berdebu dan kusam, begitu juga kain-kain lainnya yang digunakan untuk dekorasi. Pada saat akad juga asal sekali menata mejanya di depan panggung, dan aku tidak disediakan tempat khusus menunggu (yang padahal dijanjikan waktu briefing) jadinya bingung mau ke mana enggak ada yang mengarahkan pula.

Karena waktu itu aku dan pasangan hanya fokus mencari makanan enak, pada saat survei dulu kami tidak terlalu ambil pusing soal dekor (tidak sadar sama sekali malah dengan kualitas dekor-nya). Dan ternyata masih banyak vendor di luar sana yang bisa mendekorasi ruangan kecil untuk tetap terlihat mewah dan elegan tanpa biaya mahal, yang mana gagal dilakukan oleh Purandewi.

Paket Catering

Nah, the biggest flaw of this catering is their wedding packet.

Why?

Because all of their partners are disappointed suck.

Yap, kesalahan terbesarku saat memilih catering ini adalah mengambil paketnya, karena semua rekanan vendornya yang terkait telah mengecewakanku.

Acara

Yang paling jelas tidak profesional, adalah korlap acara mereka. Sangat berantakan. Tidak ada komunikasi dan koordinasi yang jelas dengan pihak keluargaku. Acara resepsi dimulai dengan sangat awkward dan messy. Ugh, kalau diingat-ingat rasanya kesal sekali mengingat kekacauan dan tidak adanya yang mengarahkan juga menjemput pengantin pada waktu itu. MC-nya juga tidak bergerak mengarahkan acara dengan baik dan terlihat amatir, somehow.

Aku juga mengeluarkan tambahan biaya untuk para penari (hiburan pembuka) sebesar 1,5jt yang untungnya hasilnya cukup baik dan menghibur.

Make Up Artist

Nama vendornya adalah Tiffana Salon, dan pemiliknya adalah rekanan tetap Purandewi Catering. Pada saat itu sebenarnya ada pilihan MUA lain yang hasilnya lebih bagus, tapi karena akan ada tambahan biaya 2jt jika memilih dia, aku memilih si Tiffana ini. Daaaan….hasilnya adalah muka tersiksa dan manyunku yang terekam selama-lamanya di semua foto. >.<

Kenapa? Mungkin kamu bertanya-tanya. Jadi ceritanya, aku menggunakan pakaian adat Minang untuk resepsi, lengkap dengan suntingnya (hiasan kepala pengantin Minang). Nah, ternyata si Ibu Tiffana ini tidak ahli dalam memasang suntingnya, sehingga hasilnya tidak lurus dan tidak kokoh di kepalaku. Hasilnya adalah kepala yang nyut-nyut selama 2jam, serasa dijambak tiga orang yang bahkan tidak hilang setelah semua ikatan dan suntingnya dicabut. ;-( It was hell.

img_6494
Ini nih sunting tersangka yang menyiksa banget karena condong ke depan pemasangannya (harusnya tegak) dan goyang-goyang mulu jambakin rambut

Kalau hanya masalah dandanan yang tidak sesuai seleraku sih masih bisa kumaafkan ya, tapi masalah pemasangan sunting yang tidak lurus dan menyakitkan (yang sudah kubilang sejak awal pemasangan tapi dihiraukan) adalah hal yang paling membuatku kesal. Apalagi sepanjang acara meski aku terlihat tersiksa, dia tidak ada di mana-mana untuk membantuku yang rasanya sudah mau pengsan (padahal katanya akan standby). Aku sudah bilang sakit, dan dia hanya menyuruhku menarik ikatannya ke belakang, bukannya memperbaiki pondasi suntingnya yang amburadul. Sumpah aku tidak pernah merasakan sakit di kepala seperti itu. Harusnya aku sudah alert sih, ketika ibunya bilang pemakai sunting sebelumku pingsan sampai dilarikan ke rumah sakit.๐Ÿ˜. My bad.

Dokumentasi

Ini adalah bagian paling mengecewakan dari seluruh rekanan Purandewi. Aku tidak tahu nama studio yang Pak Naseh gunakan, yang jelas AKU KECEWA BERAT. Hasil fotonya tidak lebih bagus dari foto dokumentasi acara yang sering kulakukan pada masa-masa kuliah dulu, enggak nyeni banget. Ugh, apalagi hasil videonya, seperti liputan tragedi di acara gosip murahan TV. Angle dan efek yang buruk, dan insert song yang tidak pas adalah beberapa hal yang paling membuatku murka. Hasil foto cetaknya juga tidak baik, masa ada beberapa yang blur tetap dicetak?! Itu belum semua, hasil foto yang normalnya sebulan sudah selesai, ini baru selesai 2 bulan coba! Aku sudah seperti orang gila meneror Pak Naseh menanyakan soal foto.

Kalau katanya Pak Naseh, memang si rekanannya ini tidak akan dia panggil lagi, karena semua yang menggunakan jasa dia pada lelet semua hasilnya. Hah. :v

Band

Enggak tahu deh apa nama organ tunggal yang Pak Naseh gunakan untuk resepsiku, yang jelas, they are awful! Bisa-bisanya mereka mengacaukan lagu “Wherever you are”-nya One Ok Rock. Membuatku mau menangis rasanya di pelaminan waktu mendengar lagu favoritku dan pasangan hancur lebur. Tahu bakal sekacau itu aku enggak rela mengeluarkan kocek tambahan 2jt rupiah hanya untuk menyiksa telingaku dengan suara fals si penyanyi dan iringan bandnya.

Kesimpulan

Semua service dari Purandewi Catering selain makanan akan kuberikan nilai 3/10, sementara untuk makanannya aku beri nilai 8/10.

Tapi ya balik lagi sih, ada harga ada rupa, untuk kamu yang budget merid-nya pas-pasan kayak aku, sebenarnya tidak bisa banyak protes, karena vendor yang baik pasti nge-charge harga yang akan membuatmu meringis. Untuk kamu yang anggarannya di bawah 50jt, Purandewi dan Rizal adalah pilihan yang dicukup-cukupkan baik.

Buat para capen yang lagi nyari-nyari vendor catering, jangan lupa untuk mengecek reputasi rekanan mereka sebelum terburu-buru mengambil paket. Karena beberapa catering hanya bagus di sisi makanannya saja.

Semoga review di atas mencerahkan, dan semoga lancar!๐Ÿ™‚

=====

Suka dengan tulisan Fairhie di atas? Fairhie bisa bantu kamu buat nulis konten menarik kayak di atas untuk blog atau website kamu loh! Yuk mampir ke toko Fairhiepedia!

2 thoughts on “My Wedding Review: Purandewi Catering

  1. hy.. perkenalkan ak rini
    aku niatnya nanti akan pake Purandewi juga untuk acara nikahan aku nanti.
    Makasi ya untuk reviewnya, untung aku ngga jadi pake make up dan foto dari purandewi, soalnya ak udah pernah liat make up nya tiffana itu biasa ajh.. hehe

    klo masalah makanan sih ak ngga ragu sama pak naseh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s