Kunjungan Akhir Tahun ke Dokter THT, Lagi Part 1

Kunjungan Akhir Tahun ke Dokter THT, Lagi Part 1

Jika setiap anggota tubuh bisa punya preferensi sendiri terhadap si empunya tubuh, mungkin hidungku adalah anggota tubuh yang paling membenciku.

Bagaimana tidak, sepanjang tahun ini rasanya tidak terhitung lagi banyaknya hari-hari berlalu dengan siksaannya padaku.

Seakan tidak puas dengan kunjungan berkali-kali ke dokter Asno sepanjang tahun 2016 ini, di akhir tahun pun, ia memaksaku untuk setor muka pada sang dokter. Tidak hanya sekali, tapi dua kali pulak.

Ya, efek berminggu-minggu dengan hidung super mampet dan nyeri tumpul di pangkal hidung, ditutup dengan mimisan seminggu penuh, aku akhirnya mengalah dan memutuskan untuk kembali ke dokter THT, lagi, dan lagi.

Antrian panjang dokter Asno dan telepon pendaftaran Hermina yang sangat sibuk, membuatku Read more

Advertisements
Hua, kembali ke dr. THT, Sinusitis menyerang!

Hua, kembali ke dr. THT, Sinusitis menyerang!

Setelah sekian lama tidak mengupdate blog malang ini, aku harus mengupdatenya dengan berita duka. Ya, bukan berita kematian, tapi berita tubuhku yang menambah koleksi penyakitnya. Haha

Efek menjadi roker akhirnya menunjukkan rupa di tubuhku. Ditambah cuaca yang tidak bersahabat akhir-akhir ini, dari radang tenggorokan menjadi flu disertai pilek, setelah 2 minggu menderita, in the end aku divonis sinusitis ringan.

Ya, tidak bermaksud untuk lebay, aku didaulat menderita sinusitis ringan di bagian depan, tepat sekitar hidung dan pipi kiriku dan sedikit di kening. Karena hanya di satu area, makanya si dr.THT nya bilang masih masuk kategori ringan.

Flunya sendiri sudah lama sembuh, yang membuatku akhirnya harus memeriksakan diri ke spesialis THT adalah mampetnya yang menyulitkanku untuk bernapas, lebih-lebih di malam hari.

Sinusitis sendiri adalah Read more